Olahraga dengan alat seadanya dirumah

Halo Cartenzsquad, Selama masa pandemi ini kita pasti merasa bosan karena sering berada di rumah. Ayo kita berolahraga dengan cara memanfaatkan barang-barang yang biasa kita temukan di rumah. Penasaran ? ayo simak jurnal berikut ini.

1 BOTOL 1 LITER

Botol bekas susu ukuran 1 liter ini cocok dijadikan sebagai alat olahraga pengganti dumbbell. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan karton susu untuk membuat alat berat satu ini. Caranya sangat mudah, kamu bisa masukan pasir atau air sebagai isian karton untuk menambah bebannya.Beratnya juga dapat disesuaikan sesuai kebutuhan sehingga kamu tidak akan kerepotan.

2 TANGGA RUMAH

Berolahraga secara sederhana dan murah juga bisa dilakukan dengan media tangga.
Naik turun tangga dengan durasi tertentu terbukti ampuh untuk membakar kalori dan menguatkan otot kaki. Selain itu, naik turun tangga setelah makan terbukti ampuh untuk membakar lemak serta mengontrol kadar gula dalam tubuh.

3 KURSI

Kursi juga sangat bermanfaat lho untuk digunakan sebagai alat olahraga rumahan yang efektif. Selain efektif, berolahraga dengan media kursi juga jauh lebih murah dan mudah karena kamu tidak perlu mengeluarkan budget tambahan.

4 EMBER

Meskipun terkesan ganjil, sebetulnya ember memang bisa digunakan untuk berolahraga. Tidak perlu ember berkualitas bagus, bahkan ember bekas cat pun bisa kamu manfaatkan untuk keperluan ini. Opsi yang kamu punya jika memanfaatkan ember yaitu bisa digunakan dalam keadaan kosong atau pun terisi.
Untuk menambah beban, kamu bisa mengisi ember dengan material seperti pasir, kerikil dan juga air.

5 BOTOL AIR MINUM

Sering beli minuman dalam kemasan botol? Jangan dibuang botol bekasnya! Botol bekas air minum dalam ukuran 600 ml atau pun 1500 ml bisa jadi salah satu alat olahraga rumahan yang bermanfaat lho. Cara menggunakannya pun cukup mudah. Kamu hanya perlu mengisi botol bekas air minum dengan air untuk menambah bebannya.

6 HANDUK KECIL

Handuk kecil yang biasa kamu gunakan melap keringat selepas olahraga bahkan bisa juga jadi salah satu alat olahraga rumahan yang praktis! Salah satunya yaitu untuk melatih gerakan triceps toner yang berfungsi mengurangi lemak yang menggumpal di area bawah lengan. Langkah-langkahnya pun sangat mudah dilakukan. Gunakan handuk kecil tersebut dengan cara digenggam dengan kedua tangan di punggung dan tarik hingga handuk merentang dalam posisi vertikal.

7 KARET GELANG

Kamu pasti ingat dengan permainan lompat tali menggunakan jalinan karet gelang di masa kecil, kan? Sama seperti permainan tersebut, pilinan karet gelang pun bisa jadi alternatif alat olahraga rumahan pengganti skipper yang sangat murah dan praktis. Dengan karet gelang, kamu tetap bisa mempraktikkan skipping dengan maksimal tanpa perlu membeli skipper yang lumayan mahal.

sumber : http://www.99.co

Operasi militer tentara indonesia yang melegenda

Halo Cartenzsquad, kembali lagi di jurnal dan blog cartenztactical. Kali ini kita akan membahas keren dan gagahnya Tentara Indonesia dalam membasmi musuh dalam operasi militer yang melegenda. Ayo simak ceritanya berikut ini.

1 OPERASI TRIKORA (1962)

Operasi Trikora (Tri Komando Rakyat) adalah konflik 2 tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Papua bagian barat. Pada 19 Desember 1961, Presiden Soekarno mengumumkan pelaksanaan Trikora di Alun-alun Utara Yogyakarta. Soekarno juga membentuk Komando Mandala. Mayjen TNI Suharto diangkat sebagai panglima. Tugas komando ini adalah merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua bagian barat dengan Indonesia.

2 OPERASI DWIKORA (1964)

Konfrontasi Indonesia-Malaysia adalah sebuah perang mengenai masa depan Malaya, Brunei, Sabah dan Sarawak yang terjadi antara Federasi Malaysia dan Indonesia pada 1962 hingga 1966. Perang ini berawal dari keinginan Federasi Malaya lebih dikenali sebagai Persekutuan Tanah Melayu pada 1961 untuk menggabungkan Brunei, Sabah dan Sarawak ke dalam Federasi Malaysia yang tidak sesuai dengan Persetujuan Manila. Hal itu ditentang Presiden Sukarno yang menganggap pembentukan Federasi sebagai “boneka Inggris”.

3 OPERASI SEROJA (1975-1978)

Operasi Seroja atau Invasi Indonesia atas Timor Timur dimulai pada 7 Desember 1975 ketika militer Indonesia menginvasi Timor Timur dengan dalih anti-kolonialisme, disamping dukungan penuh dari AS dan Australia yang khawatir Timor Timur menjadi negara komunis pasca jatuhnya Vietnam ke tangan komunis. Penggulingan pemerintahan Fretilin yang tengah populer dan singkat memicu pendudukan
Indoensia selama seperempat abad.

4 OPERASI WOYLA (1981)

Garuda Indonesia Penerbangan 206 atau juga dikenal dengan sebutan Peristiwa Woyla adalah sebuah penerbangan maskapai Garuda Indonesia dari pelabuhan udara sipil Talangbetutu, Palembang ke Bandara Polonia, Medan yang mengalami insiden pembajakan pesawat pada 28 Maret 1981 oleh lima orang teroris “Komando Jihad”. Puncak drama penyanderaan ini berakhir dengan adanya Operasi Woyla di Bandara Don Mueang Bangkok, Muang Thai pada 31 Maret.

 

5 OPERASI MAPENDUMA (1996)

Operasi Pembebasan Sandera Mapenduma adalah operasi militer untuk membebaskan peneliti dari Ekspedisi Lorentz 95 yang disandera Organisasi Papua Merdeka (OPM). Operasi ini sebagian besar anggotanya berasal dari Kopassus. Operasi yang dimulai pada 8 Januari 1996 itu dipimpin Komandan Kopassus Mayjen TNI Prabowo Subianto. Operasi berakhir 9 Mei 1996 setelah penyerbuan Kopassus ke markas OPM di Desa Geselama, Mimika. Dalam penyerbuan ini, 2 dari 11 sandera ditemukan tewas.

6 OPERASI TERPADU (2003-2004)

Operasi militer Indonesia di Aceh (Operasi Terpadu) adalah operasi yang dilancarkan Indonesia melawan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dimulai pada 19 Mei 2003 dan berlangsung kira-kira satu tahun. Operasi ini dilakukan setelah GAM menolak ultimatum dua minggu untuk menerima otonomi khusus untuk Aceh di bawah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Operasi ini merupakan operasi militer terbesar yang dilakukan Indonesia sejak Operasi Seroja (1975).

7 OPERASI PEMBEBASAN SANDERA KAPAL SINAR KUDUS (Somalia)

Bisa dikatakan ini Operasi Senyap karena berstatus sangat rahasia sekali. Saat itu Presiden SBY tidak mau membeberkan rencana operasi tersebut. Pasukan operasi terdiri dari Kopaska, Denjaka Korps Marinir, Sandi Yudha Kopasus, Kostrad dengan Alutsista dua KRI, satu helikopter BO-105 dan empat Sea Raider. Kemudian awak TNI AU dengan kru 16 personel.

 

sumber : Sindonews

Bekal makanan andalan pahlawan indonesia dalam mengusir penjajah

Halo Cartenzsquad, berikut ini cartenztactical akan membahas tentang makanan yang sering disantap para pahlawan kita salam mengusir para penjajah. Memang terlihat sederhana, tapi manfaat dari makanan ini membuat para pejuang kita sangat kuat dan berani dalam melawan para penjajah. Oke langsung saja kita bahas ya cartenzsquad.

 

1 UBI KUKUS

Ubi jalar mengandung vitamin C, B kompleks, serta fosfor. Kandungan tersebut bagus untuk daya tahan tubuh. Pantas saja para pejuang zaman dahulu tetap prima meski makanannya sederhana.

2 SINGKONG REBUS

Sama seperti ubi, singkong juga sumber karbohidrat yang sering dikonsumsi di masa peperangan. Namun, rasa singkong rebus sedikit lebih tawar dari ubi jalar.

3 NASI OYEK

Pada Agresi Militer Belanda II 1948, pasukan Jenderal Soedirman sedang dalam misi gerilya untuk menyerang tentara Belanda. Namun dalam perjalanan, mereka kehabisan logistik di tengah hutan wilayah Kediri. Karena terdesak, Soepardjo Rustam masuk ke area pertahanan musuh dan menyelinap ke pemukiman warga. Nasi oyek adalah bahan pangan yang ia bawa untuk pasukannya.

4 TELUR ASIN

Telur asin jadi salah satu makanan istimewa bagi para pejuang di medan perang. Kandungan gizinya sangat baik untuk meningkatkan imunitas tubuh, mudah dibawa dan dikonsumsi, rasanya pun lezat.

5 JANENG

Janeng hanya tumbuh di tanah Aceh. Janeng adalah sejenis umbi-umbian yang tumbuh liar di hutan. Saat masa perang, buah janeng dijadikan makanan alternatif yang mengenyangkan. Biasanya ditumbuk dan dikukus, lalu disajikan dengan taburan kelapa gurih.

6 PISANG REBUS

Tanaman pisang banyak tumbuh secara liar di pedesaan. Maka dari itu, pisang rebus menjadi salah satu bekal praktis saat berperang. Selain itu, pisang rebus bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah, menambah energi secara cepat, serta menjaga fungsi jantung.

 

7 LEUGHOK

Makanan yang terbuat dari remasan pisang kepok dan sagu tersebut merupakan bekal yang kerap dibawa pejuang Aceh. Leughok biasanya disajikan dengan parutan kelapa dan taburan gula. Gak cuma nikmat, makanan ini mengenyangkan dan mudah dibuat.

8 NASI JAGUNG

Tak hanya di masa penjajahan, hingga saat ini para ahli kesehatan pun menyarankan kita untuk mengganti nasi biasa dengan nasi jagung yang lebih sehat.Kalau zaman Belanda, nasi jagung dikonsumsi untuk menambah energi saat perang. Di masa sekarang, makanan tersebut berguna untuk program diet ataupun pasien diabetes.

9 TIWUL

Selain direbus, tiwul merupakan makanan yang kerap dikonsumsi pada saat itu. Banyak orang yang masih bingung soal perbedaan tiwul dan nasi oyek. Tiwul diolah dari tepung singkong, biasanya diberi gula merah sehingga manis rasanya.

 

sumber : idntimes.com

Kisah Hidup Jenderal Soedirman

Halo Cartenzsquad, berikut ini cartenztactical akan membahas sejarah singkat kisah hidup Jenderal Soedirman selama hidupnya. Simak ceritanya berikut ini.

SEJARAH MASA KECIL

Soedirman dilahirkan pada tanggal 24 Januari 1916 di Desa Bodaskarangjati, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Ayahnya bernama Karsid Kartawiradji.Ibunya bernama Siyem, berasal dari Rawalo, Purwokerto. Soedirman telah diangkat sebagai anak oleh R.Tjokrosunaryo, Asisten Wedana (Camat) di Rembang. Dalam usia tujuh tahun Soedirman memasuki Hollandsche Inlandsche School (HIS) setingkat Sekolah Dasar di Cilacap. Dalam kehidupan yang sederhana, R. Tjokrosunaryo
mendidik Soedirman dengan penuh disiplin. Soedirman dididik cara-cara menepati waktu dan belajar menggunakan uang saku sebaik-baiknya. Ia harus bisa membagi waktu antara belajar, bermain, dan mengaji. Soedirman juga dididik dalam hal sopan santun priyayi yang tradisional oleh Ibu Tjokrosunaryo.

 

SEJARAH PERJUANGAN SANG JENDERAL

Jenderal Besar Sudirman merupakan pahlawan yang merebut kemerdekaan Republik Indonesia dari tangan pejajahan. Saat usianya masih yang masih relatif muda yaitu saat berumur 31 tahun sudah menjadi seorang jenderal. Walaupun menderita sakit paru-paru yang parah, ia tetap bergerilya melawan Belanda. Sudirman merupakan salah satu pejuang dan pemimpin teladan bangsa ini. Pribadinya teguh pada prinsip dan keyakinan, selalu mengedepankan kepentingan masyarakat banyak dan bangsa di atas kepentingan pribadinya. Ia selalu konsisten dan konsekuen dalam membela kepentingan tanah air, bangsa, dan negara. Hal ini boleh dilihat ketika Agresi Militer II Belanda. Ia yang dalam keadaan lemah karena sakit tetap bertekad ikut terjun bergerilya walaupun harus ditandu. Dalam keadaan sakit, ia memimpin dan memberi semangat pada prajuritnya untuk melakukan perlawanan terhadap Belanda. Itulah sebabnya kenapa ia disebutkan merupakan salah satu tokoh besar yang dilahirkan oleh revolusi negeri ini.

Kisah perjuangan Tjut Nyak Meutia di tanah Aceh

Halo Cartenzsquad, berikut ini kisah perjuangan Tjut Nyak Meutia melawan para penjajah , Simak ceritanya berikut ini.

Cut Meutia lahir di Perlak, Aceh, pada 1870. Ia bersama sang suami, Teuku Cik Tunong, memimpin perang di daerah Pasai. Pasangan ini menggunakan taktik gerilya untuk menghadapi Belanda.
Perjuangan mereka membuat kerugian bagi Belanda. Namun, Teuku Cik Tunong ditangkap oleh Belanda dan mendapat hukuman tembak. Setelahnya, Cut Meutia menikah kembali dengan Pang Nangru yang merupakan orang kepercayaan suaminya terdahulu.Keduanya lalu kembali melanjutkan perjuangan Teuku Cik Tunong.


Namun, perjuangan Cut Meutia dan Pang Nangru semakin berat. Mereka semakin terdesak dan akhirnya Pang Nangru tewas. Perjuangan Cut Meutia tidak surut, ketika diminta menyerahkan diri, ia memilih hidup berpindah-pindah di hutan bersama anaknya.

Hingga akhirnya, ia tersudut di persembunyian dan dengan sebilah rencong di tangan, pada 24 Oktober 1910, Cut Meutia mencoba melakukan perlawanan, namun ia gugur karena tertembak. Atas jasanya, pemerintah memberikan Gelar Pahlawan Nasional pada Cut Meutia lewat SK Nomor 107 Tahun 1964. Dirinya juga menjadi pahlawan perempuan yang paling sering muncul dalam lembaran rupiah. Cut Nyak Meutia sosoknya juga dimunculkan sebagai gambar depan di uang nominal Rp1.000 sekarang ini.
Oke Cartenzsquad, mari kita hargai jasa para pejuang kita dalam membela tanah air tercinta.

 

Sumber : http://www.idntimes.com

Kisah perjuangan kapitan pattimura

Halo Cartenzsquad, Sudah pada tahu siapa Kapitan Patiimura ? yap benar, beliau adalah Pahlawan Nasional Indonesia. Mau tahu tentang perjuangan beliau dalam melawan penjajah ? Ayo Cartenzsquad kita simak.

Pattimura lahir pada tanggal 8 Juni 1783 dari ayah Frans Matulesi dengan Ibu Fransina Silahoi. Munurut M. Sapidja ( penulis buku sejarah pemerintahan pertama) mengatakan bahwa “pahlawan
Pattimura tergolong turunan bangsawan dan berasal dari Nusa Ina (Seram). Ayah beliau yang bernama Antoni Mattulessy adalah anak dari Kasimiliali Pattimura Mattulessy. Yang terakhir ini adalah putra raja Sahulau. Sahulau merupakan nama orang di negeri yang terletak dalam sebuah teluk di Seram Selatan”

Ia adalah pahlawan yang berjuang untuk Maluku melawan VOC Belanda. Sebelumnya Pattimura adalah mantan sersan di militer Inggris. pada tahun 1816 Inggris bertekuk lutut kepda belanda. Kedatangan kembali kolonial Belanda pada tahun 1817 mendapat tantangan keras dari rakyat. Hal ini disebabkan karena kondisi politik, ekonomi, dan hubungan kemasyarakatan yang buruk selama dua abad. Rakyat Maluku akhirnya bangkit mengangkat senjata di bawah pimpinan Kapitan Pattimura.

Di Saparua, dia dipilih oleh rakyat untuk memimpin perlawanan. Untuk itu, ia pun dinobatkan bergelar Kapitan Pattimura. Pada tanggal 16 Mei 1817, suatu pertempuran yang luar biasa terjadi. Rakyat Saparua di bawah kepemimpinan Kapitan Pattimura tersebut berhasil merebut benteng Duurstede.

Pasukan Belanda yang dikirim kemudian untuk merebut kembali benteng itu juga dihancurkan pasukan Kapitan Pattimura. Alhasil, selama tiga bulan benteng tersebut berhasil dikuasai pasukan Kapitan Patimura. Namun, Belanda tidak mau menyerahkan begitu saja benteng itu. Belanda kemudian melakukan operasi besar-besaran dengan mengerahkan pasukan yang lebih banyak dilengkapi dengan persenjataan yang lebih modern. Pasukan Pattimura akhirnya kewalahan dan terpukul mundur.

Di sebuah rumah di Siri Sori, Kapitan Pattimura berhasil ditangkap pasukan Belanda. Bersama beberapa anggota pasukannya, dia dibawa ke Ambon. Di sana beberapa kali dia dibujuk agar bersedia bekerjasama dengan pemerintah Belanda namun selalu ditolaknya. Para tokoh pejuang akhirnya dapat ditangkap dan mengakhiri pengabdiannya di tiang gantungan pada tanggal 16 Desember 1817 di kota Ambon. Atas kegigihannya memperjuangkan kemerdekaan, Kapitan Pattimura dikukuhkan sebagai “Pahlawan Perjuangan Kemerdekaan” oleh pemerintah Republik Indonesia. Tidak hanya itu, foto beliau dipajang di uang pecahan Rp.1000 sampai dengan sekarang atas jasa dan dedikasinya untuk bangsa ini.

 

Sumber : http://www.merdeka.com

6 PASUKAN ELIT YANG DIMILIKI TENTARA INDONESIA

Halo Cartenzsquad, Tentara Nasional Indonesia (TNI) terdiri atas tiga matra, yakni darat, laut, dan udara. Setiap matra memiliki tugas dan tanggung jawab khusus dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk memudahkan tugas tersebut, setiap matra dibagi lagi ke dalam detasemen dan satuan.Beberapa pasukan khusus tersebut cukup disegani oleh militer negara-negara lain. Ayo langsung cek, pasukan elit yang dimiliki tentara Indonesia.

 

1. KOPASSUS

Kopassus adalah akronim dari Komando Pasukan Khusus yang secara struktur berada di bawah komando TNI Angkatan Darat. Dikutip dari kopassus.mil.id, Kopassus dipelopori oleh Letkol Slamet Riyadi pada masa awal kemerdekaan dengan tujuan untuk menciptakan satuan pemukul yang dapat digerakkan secara cepat dan tepat.Komandan pertama “pasukan baret merah” ini adalah Mochammad Idjon Djanbi.  

2. KOPASKA

Kopaska adalah kepanjangan dari Komando Pasukan Katak yang berada di bawah TNI Angkatan Laut. Pasukan ini dibagi ke dalam dua grup yaitu grup armada timur dan grup armada barat. Seperti namanya, prajurit Kopaska harus memiliki kualifikasi untuk melakukan tugas baik di darat dan di laut. Tugas-tugas Kopaska antara lain adalah sabotase, operasi khusus, underwater demolition, dan special boat units. Kabarnya, perbandingan kekuatan satu orang pasukan Kopaska sama dengan 24 pasukan reguler.

3. PASKHAS

Seperti dua pasukan sebelumnya, Paskhas juga bagian dari TNI Angkatan Udara. Nama Paskhas diambil dari akronim pasukan khas. Dilansir dari paskhas.mil.id, sejarah berdirinya Paskhas tidak dapat dilepaskan dari Operasi Dwikora tahun 1960an yang kemudian melihat perlunya dibentuk sebuah pasukan khusus spesialis serangan udara. Tugas utama Paskhas antara lain adalah, melaksanakan operasi perebutan pengendalian pangkalan udara (OP3U), operasi pertahanan udara, operasi pengamanan alusista strategis, operasi khusus penanggulangan bajak udara serta operasi tempur lainnya.

4. SAT 81/GULTOR

Sat 81/Gultor atau yang lebih dikenal dengan Satgultor 81 adalah akronim dari Satuan Penanggulangan Terorisme. Satuan ini berdiri sejak 1982 dengan komandan pertama Mayor. Inf. Luhut Binsar Pandjaitan. Sesuai namanya, satuan ini memiliki tugas utama untuk menanggulangi kegiatan terorisme yang mengancam negara. Motto dari satuan ini adalah “tidak diketahui, tidak terdengar, dan tidak terlihat”.

5. YONTAIFIB

Yontaifib adalah akronim dari Batalyon Peingintaian dan Amfibi. Pasukan ini bagian dari Korps Marinir Angkatan Laut Republik Indonesia. Yontaifib memiliki tugas yaitu pokok melakukan pembinaan, melakukan pengintaian, serta operasi pendaratan amfibi.Salah satu keunikan Yontaifib adalah proses perekrutan yang mengharuskan anggotanya untuk berenang dalam kondisi tangan dan kaki terikat sejauh 3 kilometer. Tujuannya adalah sebagai antisipasi jika suatu harus melepaskan diri dari tawanan musuh.

6. DENJAKA

Pasukan elit berikutnya adalah Denjaka atau akronim dari Detesemen Jala Mengkara. Pasukan ini merupakan pasukan gabungan dari Kopaska dan Yontaifib Marinir AL. Denjaka memiliki tugas utama melakukan pengamanan dan penyergapan di laut.  Salah satu prestasi dari pasukan elit ini adalah ketika berhasil membebaskan awak kapal MV Sinar Kudus yang disandera oleh perompak Somalia pada tahun 2014.

 

Sumber : http://www.idntimes.com

PAHLAWAN INDONESIA DARI NEGERI PENJAJAH

Halo Cartenzsquad, Dalam sejarah kemerdekaan Republik Indonesia, pahlawan yang berjasa tidak hanya datang dari bangsa Indonesia sendiri, namun beberapa di antaranya berasal dari bangsa penjajah.  

Banyak sekali orang dari luar Indonesia bahkan dari bangsa penjajah ikut berjuang bersama pahlawan-pahlawan dalam negeri untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI.

Aneka cara mereka lakukan, ada lewat tulisan, berdebat, bahkan bertempur atas nama kemanusiaan, membantu kemerdekaan bangsa yang dijajah oleh negaranya. Berikut 4 nama pahlawan asing yang berperan penting dalam upaya merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia:

 

1. Multatuli alias Eduard Douwes Dekker

Eduard Douwes Dekker alias Multatuli lahir di Amsterdam, Belanda, 2 Maret 1820. Dia meninggal di Ingelheim am Rhein, Jerman, 19 Februari 1887 pada umur 66 tahun. Orang Indonesia bahkan Eropa mengenalnya sebagai Multatuli, nama pena yang diambil dari bahasa Latin yang berarti “banyak yang aku sudah derita”. Sosok Multatuli menginspirasi banyak tokoh Indonesia. Sukarno, Tan Malaka, Hatta, Pramudya Ananta Tur hingga WS Rendra. Pramudya Ananta Tur di New York Times pada 18 April 1999 bahkan menulis, “Max Havelaar adalah buku yang membunuh kolonialisme”.

 

2. Douwes Dekker alias doktor Setiabudi

Dr. Ernest François Eugène Douwes Dekker atau dikenal sebagai Douwes Dekker atau Dr. Setiabudi lahir di Pasuruan, Hindia Belanda, 8 Oktober 1879. Dia meninggal di Bandung, Jawa Barat, 28 Agustus 1950 pada umur 70 tahun. Dia adalah seorang pejuang kemerdekaan dan pahlawan nasional Indonesia. Darah
pejuangnya lahir dari kerabatnya, Eduard Douwes Dekker alias Multatuli. Douwes Dekker adalah seorang peletak dasar nasionalisme Indonesia di awal abad ke-20. Ia merupakan penulis yang kritis terhadap kebijakan pemerintah penjajahan Hindia Belanda.

 

3. Johannes Cornelis ‘Poncke’ Princen

Haji Johannes Cornelis (H.J.C.) Princen, lebih dikenal sebagai Poncke Princen merupakan pria kelahiran Den Haag, Belanda, 21 November 1925. Dia meninggal di Jakarta, 22 Februari 2002 pada umur 76 tahun. Princen pangilan khasnya, merupakan pejuang kemanusiaan Indonesia di tiga zaman. Revolusi, Orde Lama, dan Orde Baru.

 

4. Laksamana Muda Tadashi Maeda

Laksamana Muda Maeda Tadashi lahir di Kagoshima, Jepang, 3 Maret 1898. Dia meninggal 13 Desember 1977 pada umur 79 tahun. Ia merupakan perwira tinggi Angkatan Laut Kekaisaran Jepang di Hindia Belanda pada masa Perang Dunia II. Laksamana Muda Maeda memiliki peran yang cukup penting dalam kemerdekaan Indonesia. Dia memberikan rumahnya yang berada di Jl. Imam Bonjol No.1 Jakarta Pusat sebagai tempat penyusunan naskah proklamasi oleh Sukarno, Mohammad Hatta, dan Achmad Soebardjo, ditambah sang juru ketik Sayuti Melik. Selain itu, dia juga bersedia menjamin keamanan bagi mereka.

 

Sumber : http://www.idntimes.com

LATIHAN FISIK ALA MILITER

Halo Cartenzsquad, sebagai anggota militer yang bertugas menjaga keamanan negara, dibutuhkan fisik yang kuat dan kondisi yang prima. Kekuatan dan ketangkasan ini diperoleh dari serangkaian pelatihan intensif dengan disiplin yang tinggi. Kebanyakan menggunakan latihan kalistenik, yakni latihan kebugaran yang melibatkan hampir seluruh bagian tubuh dan membentuk gerakan-gerakan tanpa alat bantu apa pun.

Namun, meski kelihatannya latihan yang dijalani sangat berat, ada beberapa jenis latihan fisik ala militer yang mudah dipraktikkan sendiri di rumah Kamu . Ayo langsung cek, cartenzsquad.

1. Push up

Menumpukkan beban tubuh pada lengan dalam push up membantu mengencangkan otot lengan, mengecilkan perut, dan membakar kalori.

2. Sit up

Sit up akan membantu memperbaiki postur tubuh dan memperindah bentuk perut. 

3. Plank

Lakukan plank untuk melatih otot-otot inti tubuh seperti perut serta melatih tulang belakang. Kontraksikan otot-otot perut untuk menahan beban tubuh lalu tahan selama 20 detik.

4. Squat

Squat untuk melatih punggung, perut serta paha. Lakukan dengan tempo 2:1:2 — dua detik tahan di posisi bawah, satu detik naik ke atas, dua detik tahan di posisi bawah. 

5. Crunches

Latihan crunches juga menargetkan ke area perut. Jenis gerakan ini hamper sama dengan gerakan sit up karena dianggap sebagai gerakan setengah sit up.

6. Pull up

Selanjutnya, latihan pull up dilakukan untuk menilai kekuatan otot tangan. Gunakan bantuan alat untuk bisa menopang berat beban tubuh kamu seperti pagar atau tiang tiang.

7. Lari Cooper

Lari cooper atau lari sejauh mungkin selama 12 menit. Umumnya, cowok bisa melakukan 7-8 putaran lapangan sepak bola sedang cewek 5 putaran.

8. Shuttle run

Jenis lari lainnya yang bisa dipraktikkan adalah shuttle run, lari bolak-balik antara dua batas berupa tiang yang berjarak 10 meter.

 

Sumber : http://www.hipwee.com